Home » » Sang Pemula, Pramoedya Ananta Toer

Sang Pemula, Pramoedya Ananta Toer

Author: Pramoedya Ananta Toer
Genre: Sejarah
Publisher: Hasta Mitra
Publication Year: 2000

Membuka wawasan, atas sejarah indonesia yang selama ini tidak saya jumpai di baku sekolahan, sisi lain perlawanan bangsa indonesia dengan bersenjatakan pena oleh R.M Tirto Adhi Soerjo.
Overview

Sang pemula = sebuah dokumen sosial tentang seorang perintis utama kebangkitan nasional Indonesia, orang yang dilupakan dan terlupakan…

Para ilmuan dapat saja membuat kesalahan, namun akan parah akibatnya bila kesalahan itu memang disengaja dan kemudian untuk seterusnya kesalahan itu menjadi referensi yang badu dalam penulisan sejarah.

Pramoedya Ananta Toer mengungkapkan bahwa C. Snouck Hungroje, G.A.J. Hazeu dan D.A. Rinkes adalah ilmuan-ilmuan Belanda pengabdi politik kolonian yang telah sengaja membuat kesengajaan demikian, sehingga seorang inisiator kebangkitan nasional yang aktif luar biasa seperti R.M Tirto Adhi Soerjo  menjadi seorang non-person dalam sejarah bangsanya sendiri. Ditmbah lagi dengan ketidak tahuan dan pengoperan sertamerta segala rumus dan rujukan kolonial itu, kesemuanya telah ikut membngun mitos-mitos yang merancu penulisan sejarah modern Indonesia.

Lewat bukunya ini Pramoedya didudukan kembali R.M. Tirto Adhi Soerjo dalam posisinya yang selayaknya.

Ch.Snouck Hungronje: ia seorang penghasut…..

D.A. Rinkes: mahaguru pencaci-maki….

J.Th. Blumberger : dialah yang telah berusaha memberikan bentuk pada angan-angan yang kemudian berkembang….

S. de Vries : setiap saat ia bekerja untuk kemajuan bangsanya…. Semua hasilnya dipersembahkan kepada umum, sehingga ia tidak mengenal kekayaan….

J.Erkelens : seorang dari orang-orang terpenting pada tahun-tahun pertama gerakan nasionalis Indonesia….

Marco Martodikromo : penggoncang bumiputera bangun dari tidurnya…

KI Hajar Dewantara : pelopor Jurnalistik Indonesia…

Moh. Hatta : pendiri serikat dagang Islam …. Kebebasan ekonomi-rakyat menjadi tujuannya dalam Islam jiwanya, guna kekuatan dan persatuan….

Pada 24 Agustus 1962 tiba-tiba muncul cetak ulang syair Priatman, yang pernah diumumkan dalam buku perdjoangan Indonesia dalam sedjarah, berjudul, “Di Indonesia 1875 – 1917” dalam Lentera :

Raden Mas Tirtoadisoerjo
Nama kecilnya Djokomono
keturunan Tirtonoto
Bupati Bodjonegoro

   Pelajar STOVIA di Djakarta
   Penulis pembela bangsa
  Membasmi sifat pendjadjah Belanda
  Dengan tulisan yang sangat tadjam penanja

Membuka sedjarah djurnalistik
“Medan Prijaji” warta hariannja
“Soeloeh Keadian” dan “Poetri Hindia”
Ada dalam pegangan redaksinya

  Tiap prbuatan dari pendjadjah
  Yang akan membuat lemah
  Terhadap nusa dan bangsa kita
  Diserang dan dibasmi dengan sendjata penandja

Akibat dari sangat tadjamnya sendjata penanja
Pendjadjah dengan kekuasaannja
Mendjatuhkan hukumannja
Marhum Tirtoadisoerjo diasingkan dari tempat kediamannja

  Lampung adalah tempat tujuannja
  Setibannja di pengasingan terus berdjuang
  Tak ad tempo yang terulang
 Untuk membela nusa dan bangsanja

Pelopor djurnalistik Indonesia
Tahun 1875 adalah tahun lahirnya
Pada tahun 1917 wafatnya
Manggadua di Djakarta beliau dimakamkannja.

Pos teratas

Diberdayakan oleh Blogger.

Ikut kami di Facebook