Home » , » Ibunda, Maxim Gorki

Ibunda, Maxim Gorki

Author: Pramoedya Ananta Toer
Genre: Fiksi Sejarah
Publisher: Kalyanamitra
Publication Year: 2002
ISBN: 9709626706

“Saya belajar dari Maxim yang betul-betul saya kagumi. Gorki kalau menulis bagai memegang tiang rumah, kemudian mengguncangkannya sehingga semuanya berubah dan bergerak”. (Pramoedya Ananta Toer, Mutiara 1995)

Overview

IBUNDA, merupakan sosok perempuan yang hidup di masa Revolusi Demokratik barlangsung di Rusia,sekitar awal abad 20. Ia hidup ditengah peluit pabrik yang menjerit-jerit di atas perkampungan buruh yang kumuh. Menikah dengan Michail Wlassow, laki-laki peminum berat, yang berlaku amat kejam terhadapnya. Keadaan berubah ketika suaminya meninggal dan pawel, anaknya, menjadi aktivis buruh dan terlibat dalam gerakan politik pada waktu itu. Rumah ibunda dijadikan anaknya pusat membangun kesadaran dan tindakan Revolusioner kawan-kawannya. Di tengah situasi itulah kesadaran Ibunda terbuka dan menginsyafi siapa dirinya –yang selama ini tak pernah ia kenal kecuali ketakutan dengan kesengsaraan. Keinsyafan itu membangun cinta kasihnya kepada semua anak-anak muda yang sedang berjuang meretas jalan kebenaran dan akal untuk menerangi Dunia dengan sorga baru.

Cinta kasih ibunda menyinari perasaan-perasaaan tersulit anak-anak selama menghadapi represi kekuasaan Tsar. Ia dengarkan mereka berbicara, ia sediakan makanan dan minuman, ia buatkan kaus kaki, sambil ia resapi pengertian “majikan dan tuan tanah yang mengisap darah orang kecil” dalam spirit religiusnya. Ketika pawel dan anak-anak itu satu persatu ditangkap bahkan disiksa di depan matanya, Ibunda terjun kekancah revolusi dengan peranannya sebagai pendistribusi pamplet ke kalangan buruh dan tani. Kemudian dia dituduh pencuri oleh seorang mata-mata, dan saat sedang ditangkap polisi militer dengan dengan kekerasan , ia teriakan “bahkan samudera pun tak kan mampu menenggelamkan kebenaran.

***

“Saya belajar dari Maxim yang betul-betul saya kagumi. Gorki kalau menulis bagai memegang tiang rumah, kemudian mengguncangkannya sehingga semuanya berubah dan bergerak”. (Pramoedya Ananta Toer, Mutiara 1995)

Kalyanamitra

Organisasi didirikan tahun 1984 dengan tujuan membangun gerakan untuk melawan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, sekaligus melakukan tindakan pemulihan pada korban. Untuk mncapai tujuannya, dijalankan strategi: pendampingan dan konseling. Penggalangan opini publik dan penyebaran informasi kebijakan yang merugikan perempuan.

Pos teratas

Diberdayakan oleh Blogger.

Ikut kami di Facebook