Home » » Animal Farm, George Orwell

Animal Farm, George Orwell

Author: George Orwell
Tags: cerita binatang, fabel progresif
Publisher: Titah Surga
ISBN: 9786027035706

"...dalam waktu seratus tahun, Animal Farm mungkin hanya cerita dongeng, namun hari ini, ia adalah satir politik dengan banyak poin." (Julian Symons, penulis terkenal Inggris).

Overview

“Kawan-kawan,” teriak Mayor Tua, “sudah jelas bahwa sumber penderitaan hidup kita tak lain adalah tirani Manusia. Maka hanya dengan menyingkirkan manusia-lah kita bisa menikmati hasil keringat kita. Hanya dengan mengusir manusia-lah kita menjadi merdeka.”

Bertahun-tahun para binatang hidup dalam kesengseraan. Mereka tak ubahnya budak bagi tuan pemilik peternakan. Kuda-kuda bekerja dengan hanya sedikit jatah makanan untuknya. Ayam-ayam bertelur tanpa pernah bisa melihat anak-anaknya. Begitulah burung-burung, itik-itik, babi-babi, domba-domba dan yang lainya.

Namun sejak mendengar pidato Mayor Tua itu, mereka bertekad membebaskan diri dari belenggu manusia. mereka bertekad tidak mau lagi menjadi budak. Dipimpin dua babi cerdas Napoleon dan Snowball, mereka mulai menggalang keyakinan dan kekuatan. Sampai akhirnya waktu itu tiba, momentum di mana mereka melakukan Pemberontakan dan berhasil mengusir manusia penindas.

Peternakan akhirnya dapat dikuasai dan dijadikan oleh para Binatang. Mereka berhasil mendirikan satu-satunya Republik Binatang di tanah Inggris dengan mengusung ideologi Binatangisme. Bagaimana kehidupan para binatang di peternakan setelah merdeka, apakah menjadi lebih makmur atau sebaliknya….

Pengantar dari Penulis Animal Farm: 

Saya dilahirkan di India pada tahun 1903. Ayah saya adalah seorang pejabat pada pemerintahan Inggris di sana, dan keluarga saya merupakan salah satu dari keluarga kelas menengah biasa yang meliputi tentara, pendeta, pegawai pemerintah, guru, pengacara, dokter, dan sebagainya.

Saya memperoleh sekolah di Eton, sekolah yang paling mahal dan elit di antara banyak sekolah Negeri Inggris. Tetapi saya berhasil memasuki sekolah itu hanya melalui beasiswa; jika tidak, ayah saya tak sanggup mengirim saya ke sekolah semacam itu.

Segera setelah saya meninggalkan sekolah (waktu itu saya belum genap dua puluh tahun) saya pergi ke Birma dan bergabung dengan Kepolisian Imperial India. Ini adalah suatu kepolisian bersenjata, semacam gendarmerie yang sangat mirip dengan Guardia Civil di spanyol atau Garde Mobile di prancis. Selama lima tahun saya berada dalam Dinas.

Pos teratas

Diberdayakan oleh Blogger.

Ikut kami di Facebook